Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Welcome to My Blog...

Rabu, 05 September 2012

Ku ikhlaskan bahagiaku demi sahabatku


Ku sandarkan bahu ku di atas tempat tidur. Memandangi atap yang mulai rapuh. Sunyi..senyap. tak ada siapapun di sini. Lama aku bersemayam dengan sepi dan Tanpa sengaja pandanganku tertuju pada foto yang bertengger di atas meja belajarku. Ya..itu foto kita sahabat. Saat di mana hanya kita yang menjadi actor utama, saat di mana hangat  sinar mentari menyapa kita..saat di mana kilau cahaya bintang masih bisa kita tatap..dan saat di mana rinai hujan  menjadi saksi persahabatan kita..
Sekarang semua sudah berbeda.. di ubah oleh keadaan..entah apa yang membuat kita seperti ini. Kita seakan-akan saling menyakiti.  Masalah. Ya..kebanyakan orang menyebutnya seperti itu. Masalah ? aku tak tahu apakah aku bodoh atau hanya ilusi ku saja. Tapi yang paasti, sampai sekarang aku tak menemukan jawaban dari Masalah itu.. 

Waktu merangkak jauh. Meninggalkan semua tentang kita. Ia seakan tahu jika saat ini kita sedang berjarak. Yaa..berjarak..Semuanya berubah. Tak ada lagi senyum. Tak ada lagi tawa. Kau mengubah pelangi di hidupku menjadi hitam putih. Flat.. tanpa warna setelah perpisahan itu.
Perpisahan ? 1 kata yang bisa merubah segalanya.. ahh..mengingatnya pun aku enggan. Betapa tidak ? . entah sampai kapan aku akan tahan untuk berpura-pura tegar seperti ini. Mungkin engkau  bisa tertawa lepas dengannya.. tapi tidakkah kau melihat apa yang terjadi padaku ?
aku bukan orang jahat. Begitu pun denganmu. Tapi mengapa hal itu bias terjadi pada kita ? bukankah di luar sana orang jahat sangat banyak ? mengapa harus kita yang mengalaminya ? mengapa keadaan tidak berpihak pada kita ? tidakkah ia tahu rasanya berpisah ? sederet pertanyaan muncul dalam benakku.  Perpisahan telah menarik separuh kebahagiaanku. Ia bahkan telah menyatukanku dengan air mata. Air mata yang sering jatuh tanpa aku tahu penyebabnya.. tapi ..Seberapa pun aku menyalahkan keadaan, semuanya tidak akan berubah.. karena kodratnya  di dunia ini semuanya memiliki pasangan..

Siang..Malam
Cantik..jelek
Lapar..kenyang
Sedih..senang
Hallo..goodbye
Live..Leave
Pertemuan..perpisahan

Dan ku coba mengerti itu.Ku sela air mata ku..  Ku tarik nafas ku dalam-dalam…memikirkan semuanya.. Kita tidak bisaseperti ini. aku harus mengambil keputusan.. melepasmu.. ya, aku harus mengikhlaskan  seseorang masuk dalam kehidupanmu  untuk menggantikan ku.. karena kebahagiaanmu tidak ada padaku.. meski Aku tau ini menyakitkan. Tapi akan lebih menyakitkan lagi jika kita bersama.. karena Melihatmu melengkungkan senyum bersamanya saja sudah cukup bagiku :')


Sahabat…
Kalaupun bahagiaku Harus ku ikhlaskan untuk Lengkungan senyummu… aku akan coba.
Kalaupun bhagiaku Harus aku relakan untuk ceria di wajah indahmu… akan aku coba.
Dan kalaupun karena kebahagiaan mu ini aku harus menderita.. sungguh aku akan coba mengikhlaskan..
Semoga dia bisa menjagamu LEBIH dariku..
Semoga dia bisa membuatmu tersenyum Lebih dari caraku..
Dan semoga dia bisa Mendampingimu setiap saat kau butuh…

Aku tak tahu harus menyebutmu sebagai  hadiah atau cobaan dari Tuhan.. tapi terima kasih telah menjadi bagian di hidupku, terima kasih telah menjadi frase  hidupku walau hanya sesaat..Dan harus kamu tahu.. kau telah terpatri dalam hatiku..menjadi sebuah bingkai yang selamanya akan tersimpan sebagai bukti kalau kita pernah ada.. ya, pernah ada..

Di tulis di kamar,  saat rumah sedang ribut2nya -_-
30 Agustus 2012

-FADHILAH ULFAH-

0 komentar:

Posting Komentar