AYAH
(Fadhilah Ulfah)
Tak peduli teriknya
matahari
Kau berjalan menyusuri
hari
Walau kaki terinjak
duri
Tak sedikitpun
menyurutkan semangat pada diri
Rasa Haru menyapaku..
Tatkala Ku pandangi
lelaki bersahaja itu
Kelelahan
Terpancar jelas di raut wajahnya
Saat tertidur lelap
sepulang kerja
Lelaki yang kupanggil
Ayah itu…
Adalah Pahlawan
terhebat yang ku punya
Ia mampu menghapus lara
ku
Ia juga mampu
menyemangatiku
Di saat aku hampir
lelah dan berputus asa
Lelaki yang ku sebut
Ayah itu..
Adalah Cinta pertamaku
Ia lelaki pertama yang
aku temui di dunia
Ia pula lelaki pertama
yang mengenalkanku pada cinta
Cinta yang tulus tanpa
syarat
Ayah..
Kau selalu mengajariku
dengan cara yang berbeda
Jika ibu selalu
memanjakanku dengan lembut..
Kau mengajarkanku
menantang maut pantang mundur
Ayah..
Deritaku adalah dukamu
Bahagiaku adalah
surgamu
Kasih sayangmu sungguh
tiada batas
Menjulang tinggi sampai
ke atas
Duhai Ayahku..
Terima kasih atas
segala yang kau berikan
Aku bangga memilikimu
-puisi untuk melengkapi
tugas b.indonesia-

0 komentar:
Posting Komentar